Penulis : Dian Haryanto, S.PdI*

Seberapa kuat anda membaca? Sudahkah anda terampil ketika membaca? Apakah anda hanya membaca judul saja ketika mendapatkan informasi?. Mungkin itu adalah beberapa pertanyaan yang kerap muncul dalam dunia literasi kita, khususnya dunia pendidikan. Kali ini Saya sedikit akan membahas tentang penguatan literasi berdasarkan keterampilan membaca, khususnya bagi peserta didik di sekolah.

Baca Juga : Siswa SMP N 1 Wih Pesam Ikut Manasik Haji dan Umroh

Begitu luas dan terbukanya informasi di era teknologi saat ini menuntut pelajar atau peserta didik untuk menguasai beragam infomasi dan materi pengetahuan. Oleh karena itu,  kemampuan membaca tentu sangat berperan penting. Cakap dalam membaca mencakup kemampuan dalam memahami makna yang tersurat mapun tersirat dari suatu kalimat,  paragraf, dan keseluruhan teks sebagai satu kesatuan. Ini menunjukkan bahwa membaca adalah proses yang kompleks dan menantang. Jadi, peserta didik perlu menguasai strategi atau cara untuk meningkatkan keterampilan membaca di semua mata pelajaran untuk memahami apa yang disampaikan dalam materi pembelajaran.

Jeane Chall (1983) menyakan bahwa tahapan keterampilan membaca terbagi menjadi lima. Dimana ia mengawali dengan angka nol sebagai tanda untuk pramembaca atau prasekolah, dimana seseorang sama sekali belum tahu apa itu membaca. Selanjutnya yang pertama adalah membaca dengan fasih dan memahami teks pada konteks yang diakrabi, dalam hal ini dapat ditunjukkan pada siswa sekolah dasar.

Tahap yang ketiga adalah membaca untuk mempelajari berbagai pengetahuan baru dan informasi yang lebih kaya, ini biasanya ditunjukan atau didapatkan oleh siswa pelajar menengah, khususnya sekolah menengah pertama. Dimana dalam usia ini pelajar sudah mulai mampu membaca analitis mempertimbangkan perspektif yang berbeda.

Tahapan yang terakhir adalah membaca analitis dan kritis untuk mengkonstruksi  maupun mendekontruksi pengetahuan. Kemampuan membaca seperti ini tentu sudah lebih kompleks dan rumit, ini biasanya diterapkan bagi pelajar menengah atas dan seterusnya.

Berdasarkan tahapan di atas, maka keterampilan membaca perlu diajarkan sejak dini khususnya sangat perlu diajarkan di jenjang SMP. Tanpa menguasai keterampilan membaca pada jenjangnya, peserta didik tidak akan mampu mengakses pengetahuan secara maksimal.

Sudahkah kita siap untuk membaca? Yuk kita mulai dari sekarang.[]

*Guru Bahasa Inggris dan Pengasuh Kelas Menulis di SMP Negeri 1 Wih Pesam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *