Siswa SMPN 1 Wih Pesam Ikuti Penyuluhan Kesehatan Jiwa

Kesehatan jiwa mengacu pada kondisi kesejahteraan mental seseorang. Ini mencakup berbagai aspek, termasuk bagaimana seseorang merasa tentang diri mereka sendiri, bagaimana mereka mengatasi stres, bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain, dan kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan kehidupan sehari-hari. Kesehatan jiwa juga melibatkan keadaan emosional dan psikologis seseorang, seperti tingkat kecemasan, depresi, dan keseimbangan emosional secara umum. Ini penting untuk dijaga karena kesehatan jiwa yang baik dapat berdampak positif pada kehidupan sehari-hari, termasuk hubungan interpersonal, kinerja di tempat kerja atau sekolah, dan kualitas hidup secara keseluruhan.

Pada hari jum’at 19 April 2024 Siswa siswi SMP Negeri 1 Wih Pesam mendapat penyuluhan tentang Kesehatan Jiwa. Penyuluhan ini diberikan langsung oleh tim dari UPTD Puskesmas Pante Raya. Dalam penjelasannya, tim dari puskesmas menyatakan bahwa sebagai pelajar penting untuk memahami dan merawat kesehatan jiwa. Mengapa pemahaman ini penting? Agar setiap siswa dapat mengetahui secara dini terkait kesehatan jiwanya dan mampu mengatasi dampak yang diakibatkan gangguan kesehatan jiwa.

Lebih lanjut dijelaskan, Ciri-ciri orang yang mengalami gangguan kesehatan jiwa dapat bervariasi tergantung pada jenis gangguan dan tingkat keparahannya. Namun, beberapa ciri umum yang mungkin terlihat pada orang dengan gangguan kesehatan jiwa meliputi:

  1. Perubahan mood yang signifikan: Ini bisa termasuk perasaan sedih yang mendalam, kecemasan yang berlebihan, atau suasana hati yang tidak stabil.
  2. Perubahan perilaku: Orang dengan gangguan kesehatan jiwa mungkin mengalami perubahan dalam kebiasaan tidur, makan, atau aktivitas sehari-hari. Mereka mungkin juga menarik diri dari aktivitas sosial atau kehilangan minat pada hal-hal yang mereka sukai.
  3. Gangguan tidur: Kesulitan tidur atau tidur berlebihan adalah ciri umum dari beberapa gangguan kesehatan jiwa, seperti depresi dan gangguan kecemasan.
  4. Pikiran atau persepsi yang tidak biasa: Orang dengan gangguan kesehatan jiwa mungkin mengalami halusinasi (melihat, mendengar, atau merasakan sesuatu yang tidak nyata) atau delusi (keyakinan yang salah yang tidak sesuai dengan realitas).
  5. Kesulitan dalam berfungsi secara sosial atau pekerjaan: Gangguan kesehatan jiwa dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk menjalani kehidupan sehari-hari, baik di tempat kerja, di rumah, atau dalam hubungan sosial.
  6. Perubahan fisik yang tidak dijelaskan: Beberapa gangguan kesehatan jiwa dapat menyebabkan gejala fisik, seperti sakit kepala, nyeri tubuh, atau masalah pencernaan, yang tidak memiliki penyebab medis yang jelas.
  7. Penggunaan zat yang berlebihan: Beberapa orang dengan gangguan kesehatan jiwa mungkin menggunakan alkohol atau obat-obatan secara berlebihan sebagai cara untuk mengatasi gejala mereka.

Di akhir kegiatan, kepala sekolah SMP Negeri 1 Wih Pesam sangat mengapresiasi atas penyuluhan yang telah di lakukan oleh tim dari Puskesmas Pante Raya. Ia berharap, kegiatan penyuluhan ini dapat terus dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan. Sangat penting peran aktif semua pihak untuk menjaga kesehatan jiwa bagi setiap orang, khususnya para pelajar.[]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *